Senin, 12 Oktober 2015

Sandal Berlafadz ALLAH


Masyarakat Jawa Timur dikejutkan dengan beredarnya sandal yang melecehkan Islam. Sandal tersebut bermotif kaligrafi lafaz Allah. Yang lebih parah, motif tersebut terdapat pada bagian bawah alas sandal yang langsung bersentuhan dengan tanah/lantai.
Sandal bermerek Glacio itu dilaporkan sudah beredar di kawasan Surabaya, Sidoarjo dan Malang. Sandal dengan tipe G-2079 itu tersedia dalam beragam warna.
Di media sosial, banyak netizen yang memprotes peredaran sandal tersebut dan menuntut pabriknya bertanggungjawab atas penghinaan terhadap Islam dan keresahan masyarakat.
Emilia Contessa anggota DPD-RI Jatim mengatakan:"Saat ini saya di Bali dlm rangka uji sahih bahasa daerah dg Unv Udayana. Saya sdh minta staf utk berkirim surat ke perusahaan sandal tsb, bhw saya Kamis akan kunjungi pabrik tsb percaya lah, saya bicara dan klau perlu akan membawa mslh ini sampai ke ranah hukum" jelasnya.
Peredaran sandal tersebut juga mendapat tanggapan keras dari ulama NU KH Luthfi Bashori. Pengasuh Pesantren Ribath Almurtadla Al-islami, Lawang ini telah menyurati Polda Jatim soal peredaran sandal bermotif lafaz Allah tersebut.
Dalam surat tersebut, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Malang ini menginformasikan bahwa berdasarkan laporan dari masyarakat, sandal tersebut diproduksi oleh PT PRADIPTA PERKASA MAKMUR, Krian, Sidoarjo. Sedangkan pergudangannya terletak di Margomulyo, Surabaya.
KH Luthfi Bashori juga meminta Polda Jatim untuk menghentikan produksi dan penjualan sandal yang telah meresahkan masyarakat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar